ANALISA PENGGUNAAN LAHAN DAERAH PENGEMBANGAN POTENSI PANAS BUMI DI KECAMATAN SEMPOL, BONDOWOSO

Melisa Amalia Mahardianti, Muhammad Taufik, Widya Utama

Abstract


Kawasan Gunung Ijen, Kecamatan Sempol, Bondowoso memiliki potensi panas bumi yang cukup besar. Dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi panas bumi sangat berdampak pada keadaan lingkungan karena lokasi panas bumi berada di kawasan hutan produksi, kawasan hutan lindung, dan kawasan hutan konservasi. Untuk itu, diperlukan analisa penggunaan lahan di lokasi potensi panas bumi sebelum dilakukan pembangunan PLTP dan fasilitas penunjangnya.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga area yang berpotensi untuk pemanfaatan energi panas bumi.  Potensi sumber daya panas bumi yang dapat membangkitkan energi listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dengan kapasitas 2 x 55 MW. Penggunaan lahan pada area tersebut sebagian besar terdiri dari semak belukar (42.53%), dan jarak terdekat dengan pemukiman lebih dari 600 m. Kegiatan eksplorasi diharapkan tidak berdampak negatif pada lingkungan sekitar.


Keywords


panas bumi; penggunaan lahan; citra landsat ETM+; peta RBI digital; sistem informasi geografis

Full Text:

PDF

References


Saptadji, Nenny. Teknik Panas Bumi. ITB

Sukojo, B. M. 2012. Penginderaan Jauh (Dasar Teori & Terapan). Surabaya : ITS-Press.

Rodrigue. 2000. Vertical Thermal Structure Of The Atmosphere

Wahyudi. 2005. Kajian Potensi Panas Bumi Dan Rekomendasi Pemanfaatannya Pada Daerah Prospek Gunungapi Ungaran Jawa Tengah. Jurusan Fisika, FMIPA-UGM, Yogyakarta

Utama, Widya. 2010. Perencanaan Dan Program Kerja Pengembangan Panas Bumi Di Wkp Blawan – Ijen. ITS

Usman, Husaini dan Purnomo, Setiadi Akbar. 2006. Pengantar Statistik. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Sugiyono. 2007. Hipotesis Statistik. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j24423998.v9i1.736

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.