Penentuan Arah Tegasan Pembentuk Kekar Menggunakan Diagram Rosette (Studi Kasus Daerah Pattongtongan, Sulawesi Selatan)

Dewi Ainun Jariah, Ismira Luthfia, Nurita Dwi Puspita S, Muhammad Rexy Syam, Deviana Frindy R, Hanifah Hamdah, Nuraisyiah Pertiwi Kamsir, Muhammad Fazlur Rahman, William Maesalangi, Muhammad Altin Massinai, Muhammad Fawzy Ismullah Massinai

Abstract


Struktur geologi adalah gambaran bentuk arsitektur batuan penyusunan kerak bumi akibat sedimentasi dan deformasi. Dalam melakukan identifikasi geologi suatu wilayah, salah satu faktor utama yang harus dipertimbangkan adalah struktur geologi, yang umumnya mengacu kepada data-data primer berupa data observasi lapangan maupun data sekunder. Penelitian yang dilakukan di Desa Pattontongan Kecamatan  Mandai  Kabupaten Maros  Sulawesi Selatan ini mengkhususkan pada penentuan arah tegasan utama di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan data lapangan berupa data strike dan data dip. Penentuan arah tegasan dengan analisis kekar menggunakan analisa Diagram Rosette. Hasil yang didapatkan berupa arah tegasan maksimum berarah timur laut-barat daya. Hal ini disebabkan proses pembentukan kekar pada Desa Pattongtongan dipengaruhi proses vulkanisme pada pembentukan Formasi Camba.

Keywords


Diagram rosette; kekar; struktur; tegasan

Full Text:

PDF

References


A.F. Sompotan (2012), Struktur Geologi Sulawesi, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

G.J. Borradaile (2014), Understanding Geology Through Maps, Elsevier. http://doi.org/10.1016/C2013-0-18872-1.

Massinai, M.A., Alimuddin, R.A.M. dan Maria (2015), "Analisis Arah Kekar Parangloe Sulawesi Selatan dengan Menggunakan Program DIPS", Prosiding SNFMKS-2015,.

Noor, D. (2012), Google-Books-ID: TRdADAAAQBAJ, Pengantar Geologi, Deepublish, Universitas Pakuan.

Paguican, E.M.R. dan Bursik, M.I. (2016), "Tectonic Geomorphology and Volcano-Tectonic Interaction in the Eastern Boundary of the Southern Cascades (Hat Creek Graben Region), California, USA", Frontiers in Earth Science, Vol.4. http://doi.org/10.3389/feart.2016.00076.

Sapiie, B., Aziz Nugraha, M., Kurniawan Wardana, R. dan Rifiyanto, A. (2017), "Fracture Characteristics of Mélange Complex Basement in Bantimala Area, South Sulawesi, Indonesia", Indonesian Journal on Geoscience, Vol.4, No.2, hal. 121–141.

http://doi.org/10.17014/ijog.4.3.121-141.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j25023659.v5i1.4925

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Free counters!
 
  View My Stats
 
 
 

Lisensi Creative Commons
Jurnal Geosaintek diterbitkan oleh ITS bekerja sama dengan Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) 

Disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada https://iptek.its.ac.id/index.php/geosaintek/index.