Perencanaan Jaringan Drainase Sub Sistem Kalidami Surabaya

Risma Lupita Sari, Umboro Lasminto, Nastasia Festy Margini

Abstract


Saluran Kalidami berada di kawasan Surabaya bagian timur. Saluran ini memiliki panjang 4270 meter dengan lebar bervariasi antara 11-33 meter. Saluran Kalidami membentang dari Kelurahan Airlangga, Gubeng dan berakhir di Selat Madura. Berdasarkan Peta Genangan Kota Surabaya Tahun 2013 terdapat beberapa daerah genangan di sekitar saluran Kalidami, diantaranya pada kawasan Kertajaya, Pucang anom, Dharmawangsa, Gubeng, Mojo, dan Airlangga. Genangan yang terjadi memiliki tinggi yang bervariasi antara 10-50 cm. Pada saluran primer kalidami terdapat buzem yang dilengkapi dengan pintu air dan rumah pompa untuk pengendalian banjir. Namun, saat pompa air dihidupkan pada saat hujan, daerah hilir saluran tidak mampu mengalirkan debit buangan pompa sehingga air pada saluran meluber.

Dalam Tugas Akhir ini dilakukan perencanaan drainase pada sub sistem Kalidami dengan meninjau kondisi saluran eksisting dan menggunakan program bantu HEC-HMS dalam analisa hidrologinya. Kemudian debit hasil dari HEC-HMS digunakan sebagai input debit banjir rencana pada analisa hidrolika. Dilakukan dua kali analisa hidrolika, yang pertama dengan kondisi eksising dan yang kedua dengan dengan saluran hasil rencana. Analisa hidrolika untuk saluran tersier menggunakan perhitungan analitik sedangkan untuk saluran sekunder dan primer menggunakan program bantu HEC-RAS.

Berdasarkan hasil analisa kondisi eksisting diperoleh bahwa genangan air yang terjadi pada DAS Kalidami terjadi karena kapasitas saluran yang tidak mampu mengalirkan debit banjir, baik akibat dimensi saluran yang kurang lebar, adanya sedimentasi maupun banyaknya sampah di saluran. Kapasitas saluran primer Kalidami saat ini tidak dapat mengalirkan debit banjir rencana, sehingga dibutuhkan perencanaan baru. Lebar saluran sekunder yang diperlukan berkisar antara 2 meter sampai 7 meter dengan kedalaman 2,5 meter. Sedangkan lebar saluran primer yang diperlukan adalah 12 meter pada bagian hulu kemudian melebar hingga 40 meter pada bagian hilir yang berbatasan dengan laut dengan kedalaman 2,5 meter. Kapasitas boezem dengan 5 buah pompa berkapasitas 1,5 m3/dt serta 2 buah pompa berkapasitas 3 m3/dt yang ada saat ini dapat berfungsi mengalirkan debit banjir rencana.


Keywords


Drainase, Genangan, HEC-HMS, HEC-RAS, Kalidami

Full Text:

PDF

References


Peta Genangan Kota Surabaya tahun 2013

Gumilang, G. (2014, Desember 20). Hujan Deras dan Laut Pasang Rendam Surabaya. Jawa Pos, hal. -. Dipetik April 8, 2015, dari http://www.jawapos.com/baca/artikel/10516/Hujan-Deras-dan-Laut-Pasang-Rendam-Surabaya

Soewarno. 1995. Hidrologi Aplikasi Metode Statistik untuk Analisa Data Jilid 1. Nova. Bandung.

USACE. 2000. Hydrologic Modelling System HEC-HMS Technical Reference Manual. Juni 2015. http://www.hec.usace.army.mil

Suripin. 2004. Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Andi. Yogyakarta.

Soemarto CD. 1986. Hidrologi Teknik. Surabaya : Usaha Nasional.

USACE.2010. HEC-RAS Technical Reference Manual. USA : HEC-RAS

Istiarto. 2014. Modul Pelatihan Pemakaian HEC-RAS. Yogyakarta

Ansori, M. B., Carlier, E. Sediment Transport in Meandering River (Application to Hydraulics River Management and Contribution to an Albert Einstein's Theory Validation), Proceeding Seminar Nasional Pascasarjana XI, 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/jh.v2i1.4399

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Jurnal Hidroteknik oleh LPPM ITS disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada http://iptek.its.ac.id/index.php/hidro/index.