Penerapan Low Impact Development (LID) Untuk Meminimalisir Genangan

Yang Ratri Savitri

Abstract


Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS ) merupakan salah satu kampus yang eco lingkungan berada di Surabaya bagian timur. Luas area keseluruhan ±  180 ha yang terdiri dari bangunan, fasilitas umum dan ruang terbuka hijau. Berdasarkan kondisi eksisting saat ini, banyak lahan kosong yang nantinya akan dikembangkan sesuai dengan rencana Master Plan. Dengan adanya pengembangan tersebut akan mengubah lapisan tidak kedap yang awalnya dapat dimanfaatkan sebagai tampungan sementara atau sebagai daerah resapan maka akan berubah menjadi kawasan kedap. Perubahan tersebut akan mengakibatkan limpasan air hujan yang semula jatuh pada lahan kosong tersebut, sebagian akan meresap ke dalam tanah dan selebihnya dialirkan menuju saluran di sekitar. Maka, dengan adanya perubahan lapisan menjadi kedap akan memberikan dampak limpasan air hujan semakin besar untuk dialirkan menuju saluran drainase. Pada saat musim hujan, masih banyak terjadi genangan di beberapa tempat yang disebabkan oleh beberapa permasalahan diantaranya adalah saluran drainase yang belum terintegrasi dengan saluran bagian hilirnya sehingga air tidak dapat mengalir menuju pembuang akhir, kondisi street inlet yang tertutup oleh tanah dan sampah di beberapa lokasi mengakibatkan air hujan yang jatuh di jalan tidak dapat masuk ke saluran drainase, kapasitas saluran drainase yang kurang memenuhi, dll. Dengan adanya pengembangan kawasan, diharapkan tidak menambahkan beban seperti permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya. Pada penelitian ini, akan dilakukan simulasi terhadap pengembangan kawasan dengan menerapkan Low Impact Development (LID). Proses simulasi akan dilakukan dengan menggunakan program bantu Storm Water Management Model (SWMM), dimana didalamnya terdapat beberapa alternatif LID yang dapat diterapkan dalam pengembangan kawasan. Dari hasil simulasi yang telah dilakukan, dengan menerapkan LID untuk beberapa tipe diantaranya adalah green roof dan permeable pavement untuk menurunkan debit limpasan.

Keywords


drainase, genangan, low impact development, SWMM

Full Text:

PDF

References


“Storm Water Management Model Application Manual”, EPA United States Environmental Protection Agency, 2009.

“Tata Cara Penyusunan Rencana Induk Sistem Drainase Perkotaan”, Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya, 2012.

“Tata Cara Perencanaan Kolam Detensi, Kolam Retensi dan Sistem Polder”, Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya, 2012.

Anggrahini,M.Sc.,” Hidrolika Saluran Terbuka”, CV.Mitra Media, Surabaya,1997.

Harto,Sri, “Analisis Hidrologi”, PT. Gramedia, 1993.

Kodoatie,Robert.J, “Rekayasa dan Manajemen Banjir Kota”, Andi, Yogyakarta, 2013.

Soewarno, “Hidrologi untuk Statistik,jilid 1”, Nova, Bandung, 1995.

Soewarno, “Hidrologi untuk Statistik,jilid 2”, Nova, Bandung, 1995.

Subarkah, Iman,Ir.,” Hidrologi Untuk Perencanaan Bangunan Air”, Idea Dharma, Bandung, 1978.

Sosrodarsono, Suyono,Ir.,” Hidrologi Untuk Pengairan” PT.Pradnya Pramita, Jakarta,1978.

Wilson,E.M,” Hidrologi Teknik”,ITB, Bandung, 1990.

Yuwono, Nur,Ir.,” Hidrolika 1”, PT.Hanindita, Yogyakarta, 1977.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/jh.v2i1.4400

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Jurnal Hidroteknik oleh LPPM ITS disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada http://iptek.its.ac.id/index.php/hidro/index.