Evaluasi Struktur Bangunan Gedung Beton Bertulang Berusia 50 Tahun Bedasarkan SNI 1726 2012 dan SNI 2847 2013

Afif Navir Refani, Harun Alrasyid, Mudji Irmawan

Abstract


Penelitian ini membahas penilaian bangunan beton bertulang yang berusia 50 tahun berdasarkan standar perencanaan bangunan terbaru. Studi kasus yang dipakai adalah gedung Cipta yang terletak di Merdeka Barat, Jakarta. Survei lapangan dan uji laboratorium dilakukan untuk mengamati kondisi terkini dari struktur bangunan. Satu tes destruktif dan tiga tes non-destruktif dilakukan untuk mendapatkan kekuatan tekan beton aktual dan jumlah tulangan yang terpasang dalam elemen struktur. Berdasarkan kekuatan material eksisting, analisis struktur 3 dimensi yang diterapkan untuk mengevaluasi kekuatan nominal elemen beton bertulang. Dalam penilaian ini, gedung Cipta dievaluasi berdasarkan persyaratan struktur rangka pemikul momen khusus. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa bangunan Cipta masih aman untuk menahan beban gravitasi. Disisi lain, struktur bangunan ini tidak memenuhi persyaratan untuk struktur rangka pemikul momen khusus. Penelitian ini menunjukkan bahwa bangunan beton yang berusia 50 tahun diperkuat hanya didesain untuk beban gravitasi.


Keywords


assesmen bangunan; beton bertulang; Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK); bangunan 50 tahun.

Full Text:

PDF

References


ASTM C42/C42M - 13. (2013). Stan-dart Test Method for Obtaining and Testing Drilled Cores and Sawed Beams of Concrete. ASTM International. West Con-sho¬hocken, Pa.

ASTM C597 - 09. (2009). Standard Test Method for Pulse Velocity Through Concrete. ASTM Inter-na¬tional. West Conshohocken, Pa.

ASTM C805/C805M - 13a. (2013). Standard Test Method for Rebound Number of Hardened Concrete. ASTM International, West Conshohocken, Pa.

Christiawan, I., Triwiyono, A., and Christady, H., (2008). Evaluasi Kinerja dan Perkuatan Struktur Gedung Guna Alih Fungsi Ba-ngunan. Forum Teknik Sipil. 17(1), 725-738.

Darmawan, M. S., Bayuaji, R., Husin, N. A., and Nugraha, R. B., (2014). Case Study of Remai¬ning Service Life Assessment of a Cooling Water Intake Con¬crete Structure in Indonesia. Advances in Civil Engineering, 2014, 1-16.

Husin, N. A., and Darmawan, M. S., (2008). Evaluasi Struktur Ge-dung Bank Papua Cabang Ma-nok¬wari Pasca Gempa 7 Januari 2008. Proc., ATPW, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 62-71.

Madutujuh, N., Prawiranegara, J., Ariadi, and Natalius, D., (2013). Audit Kekuatan Struktur dan Perkuatan Struktur Pasca Gem-pa. Proc., HASTAG.

Marsiano, and Setiawan, F., (2009). Evaluasi Struktur Gedung Head Office PT. TMMN. Sainstech, 19(1), 16-21.

Setiawan, A. A., (2014). Studi Perban-dingan Gaya Geser Dasar Seismik Bedasarkan SNI 03-1726 2002 dan SNI 03-1726 2012 Studi Kasus Struktur Gedung Grand Edge Semarang. Jurnal Teknik Sipil Dan Peren¬ca-naan 16(2), 95-104.

SNI-1726-2002. Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struk-tur Bangunan Gedung, Departe-men Pemukiman dan Prasanana Wlayah. Bandung.

SNI-1726-2012. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struk-tur Bangunan Gedung dan Non Gedung (SNI 1726:2012), Ba-dan Standar Nasional

SNI-2847-2002. Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, Departemen Pemuki-man dan Prasana Wilayah, Ban-dung.

SNI-2847-2013. Persyaratan Beton Struk¬tural Untuk Bangunan Ge-dung (SNI 2847:2013), Badan Standar Nasional. Jakarta.

Winarsih, T., (2010). Asesmen Kekua-tan Struktur Bangunan Gedung. Master Thesis, Universitas Se¬be-las Maret. Surakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j12345678.v13i2.1586

Refbacks

  • There are currently no refbacks.