Menumbuhkan Minat pada Kain Nusantara Melalui Pelatihan Pembuatan Kain Ikat Celup (Jumputan) pada Warga Masyarakat

Mahendra Wardhana

Abstract


Batik sebagai salah satu produk kain nusantara merupakan salah satu warisan dari leluhur bangsa Indonesia yang telah dikenal luas di dunia. Sebagai peninggalan bersejarah yang hingga saat ini tetap dikagumi seluruh lapisan masyarakat, maka potensi batik dapat dipakai untuk mencapai kesempatan terbaik dalam menumbuhkan minat terhadap kain nusantara. Salah satu kain nusantara yang juga strategis untuk dikembangkan adalah kain jumputan. Karena lebih mudah dan cepat pembuatannya dari pada batik, kain jumputan akan mudah dipelajari oleh masyarakat. Melalui pelatihan pendampingan akan menjadi salah satu metode penumbuhan minat masyarakat dalam mengenal dan mengembangkan potensi kain nusantara. Hasil pendampingan tersebut menunjukkan bahwa minat kepada batik jumputan tersebut paling menonjol adalah dari motif yang dihasilkannya. Berbagai motif dapat dihasilkan dengan beberapa teknik pembuatan yang relatif mudah dikuasai peserta pelatihan. Sebagai hasil akhir dari upaya ini adalah masyarakat yang semula belum mengenal metode pembuatan kainjumputan ini, hanya dalam waktu dua jam masyarakat dapat menguasai dengan baik dalam menghasilkan berbagai motif kain jumputan.

Keywords


batik; kain nusantara; jumputan; pelatihan

Full Text:

PDF

References


Dharsono.(2007). Budaya Nusantara. Bandung : Penerbit Rekayasa Sains.

Ernawati. (2009). Seni Batik Mojokerto. Retrieved from :www.batikmojokerto.blogspot.com

Kamila, Mila. (2010). Ragam Kain Tradisional Nusantara (Makna, Simbol dan Fungsi). Depok : Bee Media Indonesia.

Tirta, Iwan. (2009). Batik Sebuah Lakon. Jakarta :PT Gaya Favorit Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j12345678.v1i2.1908

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Desain Interior by JDI is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Based on a work at http://iptek.its.ac.id/index.php/jdi/.