Desain Sistem Pemanenan Air Hujan Pada Rumah Hunian di Daerah Karst Kabupaten Malang

L.R. Prihadi, Anie Yulistyorini, Muji yono

Abstract


   Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan potensi air hujan sebagai sumber air minum pada musim kemarau. Dengan menggunakan metode Pemanenan Air Hujan, air hujan yang jatuh pada luasan atap rumah di tampung pada tangki dan selanjutnya air di filter untuk dijadikan air minum. Untuk mengetahui debit andalan periode 1 tahun dilakukan analisa berupa perhitungan curah hujan harian periode ulang 1 tahun dan menghitung kebutuhan air minum selama musim kemarau. Hasil analisa ini selanjutnya digunakan untuk menghitung kapasitas tangki yang sesuai dengan kebutuhan.Hujan rencana yang digunakan di dusun Mulyosari desa Donomulyo ini adalah kala ulang 1 tahun sebesar 177 mm/hari.

   Model desain PAH ini digunakan untuk tipe rumah 54 yang berpenghuni 5 orang ini menghasilkan debit air 0,122 m3/hari. Kebutuhan air minum selama musim kemarau sebesar 4,5 m3. Desain filter menggunakanperalatan pipa PVC yang diisi media filter berupa pasir silika, batu zeolit, karbon aktif, dan kapas filter aquarium. Hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa sistem PAH menghasilkan kualitas air hujan dengan pH 6,5, kekeruhan 4,2 NTU, Cl- 85,4 mg/L, NO3-<0,123 mg/L, SO42-<0,230 mg/L, Mg2+ 3 mg/L, CaCO3 12 mg/L, dan NH30,077 mg/L.Dengan parameter tersebut air hasil sistem PAH yang berada diwilayah dusun Mulyosari tidak melebihi baku mutu dan memenuhi syarat sebagai air minum yang sesuai dengan standart baku mutu air minum pada PERMENKES& PER/ IV/ nomor 492/ MENKES/ 2010.


Full Text:

PDF

References


Achmad, R. (2004). Kimia Lingkungan. Teknik Lingkungan, Universitas Negeri Jakarta.

BPS Kabupaten Malang. (2016). Geografi. Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang.

Cahyadi, A. (2010). Pengelolaan Kawasan Karst dan Peranannya dalam Siklus Karbon di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Perubahan Iklim di Indonesia. Yogyakarta: Sekolah Pasca Sarjana UGM Yogyakarta.

Danang, S. (2008). Pengelolaan Air Pada Penampungan Air Hujan Gunung Kidul. Teknik Lingkungan, Universitas Islam Indonesia.

Haminal, M. (2013). Uji Kemampuan Slow Sand Filter dalam. Jurnal Tugas Akhir Jurusan Teknik Lingkungan, Jurusan Teknik Lingkungan, FTSP ITS, 1–5.

Hanum, F. (2002). Proses Pengolahan Air Sungai Untuk Keperluan Air Minum. Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara. Retrieved from www.library.usu.ai.id.

Harry (2006). Racun Nitrat Nitrit. Retrieved July 27, 2017, from klikharry.files.wordpress.com

Harsoyo, B. (2010). Teknik Pemanenan Air Hujan (Rain Water Harvesting) Sebagai Alternatif Upaya Penyelamatan Sumber Daya Air Di Wilayah DKI Jakarta. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, Vol. 11, No. 2: 23-39. BPPT

Maya, S. (2016). Tanah Kapur : Pengertian, Karakteristik dan Prosesnya. Retrieved March 27, 2017, from https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/tanah/tanah-kapur

Milanovic, P. (2004). Water Resources Engineering in Karst. CRC Press. Boca Raton, Florida.

PERMENKES, 2010, & PER/ IV/ nomor 492/ MENKES/. (2010). Persyaratan Kualitas Air Minum, 1–9.

Prawita, A. & Hadi, W. (2014). Penggunaan Unit Slow Sand Filter , Ozon Generator dan Rapid Sand Filter Skala Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Kualitas Air Sumur Dangkal Menjadi Air Layak Minum ( Parameter Zat Organik dan Deterjen ), Vol. 3, No. 2. Jurnal Teknik ITS.

Roviq, A. (2013). Pemanenan Air Hujan Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Pengungsi Bencana Banjir. Vol. 10, No. 1. Retrived from jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/6316/5700.

Soemitro, R.A.A. & Suprayitno, H. (2018). "Pemikiran Awal tentang Konsep Dasar Manajemen Aset Fasilitas". Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, Vol. 2, Sup. 1, Juni 2018, Hal. : 1-13.

Suharto, I. (2011). Limbah Kimia Dalam Pencemaran Udara dan Air. Yogyakarta: Andi Offset.

Suprayitno, H. & Soemitro, R.A.A. (2018). "Preliminary Reflexion on Basic Principle of Infrastructure Asset Manaement". Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, Vol. 2, No. 1, Maret 2018, Hal. : 1-9.

UNEP (2001). Rainwater Harvesting. UNEP International Technology Centre. Murdoch University of Western Australia.

Untari, T. (2015). Pemanfaatan Air Hujan Sebagai Air Layak Konsumsi di Kota Malang dengan Metode Modifikasi Filtrasi Sederhana. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya.

Wahid N E. (2006). Pengaruh Variasi Ketebalan Karbon Aktif Grabular (Arang Tempurung Kelapa) Terhadap Penurunan Kandungan Fe dan Mn Dalam Air Tanah. Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, UII, Jogjakarta.

Waluyo, L. (2005). Mikrobiologi Lingkungan. Retrieved from UMM Press. Malang

Wardiha, M. W.; Prihandono, A.; & Timur, F. (2013). Perumusan Aplikasi Alternatif Desain Penampungan Air Hujan Untuk Masyarakat. Studi Kasus : Provinsi Nusa Tenggara Timur, 297–310. Prosiding Kolokium 2013 Puslitbang Permukiman.

White, W. B. (1988). Geomorphology and Hydrology of Karst Terrains. Oxford University Press. Oxford and New York.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j26151847.v3i1.5163

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jumlah Pengunjung :

Statistik Afiliasi Penulis

View My Stats

Flag Counter

 

 

 

Creative Commons License
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas by Departemen Teknik Sipil ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.