Analisis Spasial Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang Melalui Sistem Informasi Geografis

Ilyas Madani, Iva Ekstyarin, Lailatul Maghfiroh, Risky Krisnaayu, Dwi Lestari, Hilda Ayu Karina, Candra Adityatama, Dzulfiana Anjarini, Riko Ferdiansyah

Abstract


Wagir yang berada pada lereng Gunung Kawi mempunyai potensi tanah longsor. Guna memodelkan tingkat kerawanan tanah longsor di Kecamatan Wagir, parameter tanah longsor menurut Puslittanak Bogor tahun 2004 yang dijadikan acuan dalam penelitian ini. Parameter tanah longsor diolah  dengan software ArcGIS 10.8 menggunakan metode scoring dan overlay, sehingga tingkat kerawanan tanah longsor dapat terpetakan. Parameter yang digunakan dalam klasifikasi tanah longsor tersebut yaitu kemiringan lereng, tutupan lahan, dan jenis tanah yang ada. Peta yang dihasilkan menunjukkan tiga tingkat kerawanan tanah longsor di Kecamatan Wagir yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Tingkat kerawanan tanah longsor rendah berada di bagian timur Kecamatan Wagir dengan luasan sebesar 1843 ha. Tingkat kerawanan tanah longsor sedang dengan luas 3820 ha berada di bagian tengah Kecamatan Wagir. Sementara itu, tingkat kerawanan tanah longsor tinggi berada di bagian barat Kecamatan Wagir dengan total luasan sebesar 466 ha. Dengan demikian, upaya-upaya dalam meningkatkan dan menjaga stabilitas lereng perlu dilakukan, khususnya di daerah dengan tingkat kerawanan yang tinggi.

Keywords


Analisis spasial; Kerawanan Longsor; SIG

Full Text:

PDF

References


Afasedanja, M. T. (2020). Tingkat Kestabilan Lereng Batuan Vulkanik Serta Mitigasinya Pada Daerah Sappaya dan Parangloe Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal DINAMIS, 17(1), 124–128. http://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/688/541

Aristizabal, E., Garcia, E. F., Marin, R. J., Gomez, F., & JuanGuzman-Martinez. (2022). Rainfall-Intensity Effect on Landslide Hazard Assessment Due to Climate Change in North-Western Colombian Andes. Revista Facultad de Ingenieria, 103, 51–66. https://doi.org/10.17533/udea.redin.20201215

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Data Bencana Tanah Longsor Indonesia. Geoportal Data Bencana Indonesia. https://gis.bnpb.go.id/

Çellek, S. (2022). Effect of the Slope Angle and Its Classification on Landslides. Himalayan Geology, 43(1), 85–95. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-61660/v1

Cholil, M., & Hardjono, I. (2017). Pemanfaatan Ruang dan Model Pengelolaan Longsor Lahan di Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar Jawa Tengah. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Secara Terpadu 2017, 327–334.

Erwin, M. (2020). Tebing di Petungsewu Wagir Longsor, Polres Malang Lakukan Pengalihan Arus Lalu Lintas. Surya Malang. https://suryamalang.tribunnews.com/2020/03/02/tebing-di-petungsewu-wagir-longsor-polres-malang-lakukan-pengalihan-arus-lalu-lintas

Hidayat, R., & Zahro, A. A. (2020). Rainfall Treshold Determination for Landslide Events Prediction. Jurnal Sumber Daya Air, 16(1), 1–10. https://jurnalsda.pusair-pu.go.id/index.php/JSDA/article/download/483/523

Irawan, L. Y., Yulyanto, A., S., A. Z. T., Ma’ruf, A., Sa’idah, E. N., & Setiawan, F. M. (2020). Identifikasi Bahaya Longsor Lahan di Sebagian Wilayah Poncokusumo dan Wajak Kabupaten Malang. GEODIKA, 4(2), 160–171. https://doi.org/10.29408/geodika.v4i2.2474

Liu, Y., Deng, Z., & Wang, X. (2021). The Effects of Rainfall, Soil Type and Slope on The Processes and Mechanisms of Rainfall-Induced Shallow Landslides. Applied Sciences (Switzerland), 11(24). https://doi.org/10.3390/app112411652

Meviana, I., & Sari, U. A. (2017). Pemetaan Daerah Rawan Longsor Lahan Di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang Dengan Menggunakan Pendekatan Geomorfologi. JPIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 2(2), 127–134. https://doi.org/10.21067/jpig.v2i2.2493

Muddarisna, N., Dyah Yuniwati, E., Masruroh, H., & Oktaviansyah, A. R. (2019). Geomorphology Approach As Landslide Assessment in the Gede Catchment Malang Regency. EPH - International Journal of Science And Engineering, 5(3), 23–27. https://doi.org/10.53555/eijse.v5i3.58

Naryanto, H. S., Soewandita, H., Ganesha, D., Prawiradisastra, F., & Kristijono, A. (2019). Analisis Penyebab Kejadian dan Evaluasi Bencana Tanah Longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur Tanggal 1 April 2017. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 272. https://doi.org/10.14710/jil.17.2.272-282

Nugroho, D. D., & Nugroho, H. (2020). Analisis Kerentanan Tanah Longsor Menggunakan Metode Frequency Ratio di Kabupaten Bandung Barat , Jawa Barat. Geoid: Journal of Geodesy and Geomatics, 16(1), 8–18.

Permana, M., Sitorus, S. R. P., & Darmawan, D. (2021). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan dan Prediksinya dengan Menggunakan Markov–Cellular Automata di Wilayah Peri Urban Kota Malang. Tataloka, 23(3), 307–319. https://doi.org/10.14710/tataloka.23.3.307-319

Priyono. (2015). Hubungan Klasifikasi Longsor, Klasifikasi Tanah Rawan Longsor dan Klasifikasi Tanah Pertanian Rawan Longsor. Gema, 27(49), 1602–1617.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. (2004). Laporan Akhir Pengkajian Potensi Bencana Kekeringan, Banjir dan Longsor di Kawasan Satuan Wilayah Sungai Citarum-Ciliwung, Jawa Barat Bagian Barat Berbasis Sistem Informasi Geografis. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat.

Putri, A. N. (2022). Jurang Akhir di Wagir Longsor, Akses ke Kota Malang Sempat Ditutup. Tugu Malang. https://tugumalang.id/jurang-akhir-di-wagir-longsor-akses-ke-kabupaten-malang-sempat-ditutup/

Rahmad, R., Suib, S., & Nurman, A. (2018). Aplikasi SIG Untuk Pemetaan Tingkat Ancaman Longsor Di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Majalah Geografi Indonesia, 32(1), 1. https://doi.org/10.22146/mgi.31882

Soewandita, H. (2018). Analysis on Landslide Hazard Area and Related of Land Quality and Land Use (Case Study in Juhut Agribisnis Area in Pandeglang Regency). Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana, 2(1), 27. https://doi.org/10.29122/alami.v2i1.2826

Sukarman, & Dariah, A. (2014). Tanah Andosol di Indonesia: Karakteristik, Potensi, Kendala, dan Pengelolaannya untuk Pertanian. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j25023659.v9i2.17431

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Free counters!
 
  View My Stats
 
 
 

Lisensi Creative Commons
Jurnal Geosaintek diterbitkan oleh ITS bekerja sama dengan Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) 

Disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada https://iptek.its.ac.id/index.php/geosaintek/index.