Studi Perbandingan Desain Inti Bendung Dengan Pemakaian Material Alternatif Untuk Optimasi Biaya Studi Kasus: Proyek Bendungan Tapin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Victor Anton Sutresno, Noor Endah Mochtar, Indrasurya B. Mochtar

Abstract


Bendungan Tapin merupakan bendungan tipe urugan zonal inti tegak dengan zona inti kedap air menggunakan material lempung. Kendala yang terjadi saat pelaksanaan konstruksi adalah ketersediaan material lempung untuk zona inti yang ada di sekitar proyek. Di sisi lain terdapat material hasil galian spillway yang dibuang begitu saja disekitar area proyek. Adanya permasalahan tersebut, terdapat gagasan untuk memanfaatkan material hasil galian spillway tersebut sebagai material zona inti yang dikombinasi dengan geomembrane untuk meningkatkan impermeabilitasnya. Dalam rangka mendapatkan ukuran zona inti bendung yang optimal, dibuat 5 alternatif desain yang kemudian dianalisa dengan bantuan software SEEP/W dan SLOPE/W. Selanjutnya, hasil perhitungannya dibandingkan dengan perencanaan awal dimana zona inti bendung menggunakan material lempung dari quary. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa geomembrane dapat menurunkan nilai rembesan rata rata hingga 89%. Disamping itu, diperoleh efisiensi biaya sebesar 27.53% apabila material galian spillway dipakai sebagai pengganti material lempung untuk bendung inti.

Keywords


Bendungan Tapin; geomembran; geotextile; material galian spillway; optimasi biaya; pemodelan; permeabilitas; zona inti

Full Text:

PDF

References


Sosrodarsono Suyono, 2002, Bendungan Tipe Urugan, Jakarta : PT Pradnya Paramita

Sukirman, 2016, Analisis Rembesan Pada Bendung Tipe Urugan Melalui Uji Hidrolik, Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan ISSN : 2355-374X Vol. 2, No. 2

Metoda Analisis dan Cara Pengendalian Rembesan Air Untuk Bendungan Tipe Urugan, 2016, SNI. 8065, Standar Nasional Indonesia, Badan Standarisasi Nasional.

Sobriah, dkk., 2014, Pengaruh Fluktuasi Muka Air Waduk Terhadap Debit Rembesan Menggunakan Model Seep/W, E Jurnal Matrik Teknik Sipil, Sept 2014.

Ikhdam, M. 2005. Analisis Debit dan Pola Penyebaran Aliran Air (Seepage) Serta Pengaruhnya Terhadap Stabilitas Pada Model Tanggul Dengan Bahan Tanah Latosol Darmaga, Bogor.Skripsi. Fakultas Tekhnologi Pertanian, IPB, Bogor

Look, B.G. (2007). Handbook of Geotechnical

Investigation and Design Tables. Taylor & Francis Group: London, page: 200; 293; 301

Azmeri, 2013, Observasi Garis Freatis pada Model Bendungan Berdasarkan Kepadatan Tanah Melalui Model fisik, Jurnal Teknik Sipil, Univ Syah Kuala, ISSN 0853-2982 Vol. 20 No. 1

Bishop’s, A.W. 1955. The Use of the Slip Circle in the Stability Analysis of Slopes. Geotechnique, Great Britain, Vol 5, No. 1 Mar., pp. 7-17

Metoda Analisa Stabilitas Lereng Statik Bendungan Tipe Urugan, 2016, SNI. 8064, Standar Nasional Indonesia, Badan Standarisasi Nasional.

Bagaskara, 2016, Analisis Sifat Mekanis Geomembrane HDPE yang Telah digunakan Sebagai Rumah Bio Gas, Univ Sanata Dharma, Yogyakarta

Modul Pelatihan Geosintetik Volume 1, Klasifikasi dan Fungsi geosintetik, 2009, Dit Bintek, Direktorat Bina Teknik, Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta

Sotrafa, 1998, Alvatech Geomembrane Brosure, Softrafa Geomembrane Division, Spain.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j2579-891X.v20i3.13842

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jumlah Kunjungan:Web
Analytics

Creative Commons License
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil by Pusat Publikasi Ilmiah LPPM Institut Teknologi Sepuluh Nopember is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Based on work at https://iptek.its.ac.id/index.php/jats