Fenomena Urban Sprawl Wilayah Pembangunan Gresik Selatan

Linda Dwi Rohmadiani, Yohanes Alftiz Kunce, Indri Dewi Rachmawanti

Abstract


Berkembangnya Kota Surabaya secara tidak langsung berpengaruh terhadap perkembangan wilayah Kabupaten Gresik. Perkembangan perumahan real estate di wilayah Pembangunan Gresik Selatan pada lima tahun terakhir sangat pesat, diawali dengan perkembangan Perumahan Kota Baru Driyorejo pada Tahun 1995. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tipologi dan pola urban sprawl dari aspek kepadatan penduduk, kepadatan bangunan, jarak ke pusat Kota Surabaya dan pembangunan dalam jangkauan jaringan jalan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif dengan teknik analisis skoring untuk analisis tipologi dan komparasi antara eksisting dengan Teori Bentuk Kota untuk analisis pola urban sprawl.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64% desa di wilayah penelitian tingkat urban sprawl sedang, namun pada wilayah Kecamatan Driyorejo 69% termasuk tingkat urban sprawl tinggi. Pola urban sprawl adalah ribbon development mengikuti jaringan jalan kolektor primer.

Keywords


komparasi, pola urban sprawl, tipolog urban sprawl

Full Text:

PDF

References


Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. “Laporan Fakta dan Analisa. Studio Perencanaan Wilayah dan Kota,” Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (2018).

D. Gde Dwi, “Dampak Dinamika Perkembangan Kota Terhadap Eksistensi Perumahan Dan Permukiman Di Kawasan Perbatasan Studi Kasus: Wilayah Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur,” Sepuluh Nopember Institute of Technology (2002).

K. Sari and E. Santoso, “Analisis Keterkaitan Wilayah Peri Urban di Kabupaten Gresik dengan Wilayah Desa-Kota di Sekitarnya,” Jurnal Teknik ITS Vol. 6 No. 2 (2017).

S. Mafruchah, P. Setijanti, and H. Santosa, “Faktor-Faktor Yang Berpengaruh pada Pemilihan Lokasi Perumahan di Perbatasan Kota Surabaya,” Sepuluh Nopember Institute of Technology, (2012).

A. Pridaningrum, P. Setijanti, and S. Santoso, “Implikasi Perkembangan Perumahan Sederhana Pada Urban Fringe Area (Studi Kasus: Kecamatan Menganti, Gresik),” Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XX. (2014).

A. Pridaningrum, “Pengembangan real Estate Skala Kecil Sebagai Sarana Pengendalian Fenomena Urban Sprawl (Studi Kasusu: Kecamatan Menganti-Gresik),” Sepuluh Nopember Institute of Technology (2014).

H. Yunus, “Manajemen Kota Perspektif Spasial,” Yogyakarta: PT. Pustaka Pelajar (2011).

R. Mujiandari, “Perkembangan Urban Sprawl Kota Semarang pada Wilayah Kabupaten Demak Tahun 2001-2012,” Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2014) hal. 129-142.

L. Rohmadiani, and A. Ramayadnya, “Identifikasi Keterkaitan Hinterland dengan Pusat Kota,” Proseding Temu Ilmilah IPLBI V (2017).

V. Apriani, dan Asnawi “Tipologi Tingkat Urban Sprawl di Kota Semarang Bagian Selatan,” Jurnal Teknik PWK Vol. 4 No. 3 (2015) Hal. 405-406.

I. Saputra, “Tipologi Urban Sprawl Kawasan Peri Urban Gresik,” Sepuluh Nopember Institute of Technology (2011).




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j2716179X.v15i1.6722

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jumlah Pengunjung

 

Creative Commons License

Jurnal Penataan Ruang by LPPM ITS is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Based on a work at https://iptek.its.ac.id/index.php/jpr/index.