ANALISIS NILAI TOTAL ELECTRON CONTENT (TEC) NEAR REAL TIME MENGGUNAKAN DATA GPS DUA FREKUENSI (STUDI KASUS: SURABAYA)

Mokhamad Nur Cahyadi, Almas Nandityo Rahadyan, Buldan Muslim

Abstract


Ionosfer adalah bagian dari lapisan atmosfer yang terletak antara 50 sampai 1000 km diatas permukaan bumi yang terdiri dari elektron-elektron yang dapat mempengaruhi propagasi gelombang elektromagnetik berupa tambahan waktu tempuh dalam penjalaran sinyal, hal ini bergantung pada Total Electron Content (TEC) di ionosfer dan frekuensi sinyal GPS. Dalam penentuan posisi presisi tinggi dengan GPS, pengaruh ionosfer harus diestimasi sehingga koreksi ionosfer dapat ditentukan untuk mengeliminasi pengaruh ionosfer pada pengamatan GPS. Penentuan koreksi ionosfer maka dapat dilakukan dengan perhitungan nilai TEC menggunakan data GPS dual frekuensi dari stasiun referensi atau model. Dalam pembuatan model TEC secara spasial digunakan fungsi polinomial untuk jam tertentu. Hasil pengolahan menunjukkan nilai TEC maksimum terjadi pada siang hari jam 14.00 WIB untuk tanggal 13 Februari 2018 dengan nilai 35,510 TECU dan nilai TEC minimum terjadi pada pagi hari jam 05.00 WIB untuk tanggal 7 Februari 2018 dengan nilai 2,138 TECU. Model TEC secara spasial menunjukkan warna merah pada daerah Surabaya dan sekitarnya untuk nilai TEC tertinggi pada saat siang hari berkisar jam 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.


Keywords


Ionosfer; TEC; TEC Model

Full Text:

PDF

References


Muslim, B. 2009. “Pemodelan TEC Ionosfer Di Atas Sumatra Dan Sekitarnya Mendekati Real Time Dari Data GPS NTUS”. Bandung: Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa, LAPAN.

Rizal, Mochammad. 2009. “Analisa Nilai TEC (Total Electron Content) pada Lapisan Ionosfer Dengan Menggunakan Data Pengamatan Gps Dua Frekuensi”. Surabaya: Jurusan Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j24423998.v14i2.3906

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.