Model Inhomogeneous Spatial Cox Processes Untuk Pemetaan Risiko Gempabumi di Pulau Jawa

Finola Trisnisa, Rahma Metrikasari, Rifqi Rabbanie, Khalimatus Sakdiyah, Achmad Choiruddin

Abstract


Pulau Jawa menjadi salah satu wilayah dengan risiko gempabumi yang tinggi karena terdapat zona subduksi di sepanjang selatan wilayah pulau Jawa. Metode Statistika untuk pemodelan kejadian gempabumi berdasarkan spatial point processes menjadi metode popular untuk memodelkan persebaran gempabumi, diantaranya adalah model Gibbs dan Hawkes point processes (conditional intensity-based modeling) dan Cox point processes (intensity-based modeling). Pemodelan gempabumi menggunakan Hawkes dan Gibbs point processes dengan memperhatikan faktor geologi seperti sesar aktif, gunung berapi, dan subduksi telah dikembangkan. Namun demikian, Pemodelan berdasarkan conditional intensity dinilai kurang sesuai untuk pemodelan kejadian gempabumi di Jawa. Sementara itu, belum ada penelitian yang menggunakan Cox processes untuk memodelkan distribusi dari gempabumi dengan mempertimbangkan faktor geologi. Pada model Cox processes, estimasi parameter sangat sulit dilakukan karena fungsi likelihoodnya bergantung pada fungsi intensitas yang merupakan proses stokastik. Pada penelitian ini, kami mengembangkan salah satu model Cox point processes yakni Neyman-Scott Cox Process untuk analisis data lokasi gempabumi di pulau Jawa dengan memperhatikan faktor geologi seperti gunung berapi dan subduksi. Estimasi parameter dilakukan dengan membangun composite likelihood sehingga estimasi parameter lebih mudah dilakukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kejadian gempabumi di pulau Jawa membentuk pola kluster. Selain itu, jarak menuju gunung berapi dan subduksi terdekat dianggap signifikan berpengaruh terhadap distribusi gempabumi di pulau Jawa.

Keywords


Spatial Point Processes; Neyman-Scott Cox Process; Gempabumi; Pulau Jawa

Full Text:

PDF

References


L. A. Nugraha, Supardi dan A. Supriyadi, “Evaluasi Kekuatan dan Detailing Tulangan Kolom Beton Bertulang Sesuai SNI 2847:2013 dan SNI 1726:2012 (Studi Kasus : Hotel 10 Lantai di Semarang),” e-Jurnal Matriks Teknik Sipil, vol. Vol. II, No. 12, pp. 887-894, 2017.

J. Nugraha, G. Pasau, B. Sunardi dan S. Widiyantoro, “Analisis Hazard Gempa dan Isoseismal untuk Wilayah Jawa-Bali-NTB”, Jurnal Meteorologi dan Geofisika, vol. Vol. 15, no. No. 1, pp. 1-11, 2014.

BMKG. Gempabumi Edisi Populer. Gempabumi Edisi Populer, 26, 2012

A. Baddeley, Spatial Point Processes and their Applications. Australia: School of Mathematics & Statistics, University of Western Australia, 2006.

A. Choiruddin, J.F. Coeurjolly, and F. Letué, Convex and non-convex regularization methods for spatial point processes intensity estimation. Electronic Journal of Statistics, Vol. 12 No. 1, pp. 1210–1255, 2018.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j27213862.v2i2.6825

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
Inferensi by Department of Statistics ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://iptek.its.ac.id/index.php/inferensi.

ISSN:  0216-308X

e-ISSN: 2721-3862

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats