eFirst

Daftar accepted manuscript:

 

Synthesis and Characterization of MgZn-5%HAp Biocomposites

Author(s): Henni Sitompul, Kiagus Dahlan, Deni Noviana,  Marzuki Silalahi, Sulistioso Giat Sukaryo, Yohanes Edi Gunanto

ABSTRACT: In recent years, development of magnesium (Mg) as biodegradable implant very rapidlyin orthopedic applications. This is due to its young’s modulus close to young modulus of natural bone. However, Mgimplants demonstrate higher biological activity which could causehigh degradation rate in human bio-environment.Consequently, needed to develop Mg-basedalloys with superior corrosion performance. In the present study, it has been attempted to develop biocomposite ofMagnesium Zinc-5% Hydroxyapatite (MgZn-5%HAp) as biodegradable bone implant.The biocomposites were prepared by adding 5wt.% powders to MgZn powder and then were sintered at temperature 350 oC in vacuum furnace for holding an hour. The characterization of MgZn-5wt%HApbiocomposite was examined by Scanning Electron Microscopy with Energy Dispersive Spectroscopy (SEM/EDS) and X-ray diffraction (XRD) while corrosion tested by potensiostat. The SEM / EDS and XRD results indicated that some of the Zn atoms have dissolved in Mg to form a MgZn solid solution.The SEM results also showed that the MgZn-5%HAp biocomposite has a microstructure with a matrix Mg and HAp at the grain boundary. The presence of HAp in the sample resulted in a smaller crystallite size and corrosion rate compared to the one with MgZn alloy.

 


Sintesis Karbon Aktif dari Kulit Pisang untuk Pemurnian Air Tambang Emas di Sungai Batang Palangki Kabupaten Sijunjung dari Logam Berat

Author(s): Rahmah Khairati Maiza *,  Melanz Hasan, Muhammad Fadly, Astuti.

 

Abstrak:Telah dilakukan pemurnian limbah air galian tambang emas dari logam berat di sungai Batang Palangki Kabupaten Sijunjung. Sebelum dilakukannya pemurnian limbah air ini, sampel air terlebih dahulu diukur kadar logam beratnya menggunakan Inductively Coupled Plasma (ICP) dan ditemukan 24 unsur logam yang mana 8 diantaranyadiatas ambang batas syarat baku mutu air bersih. Pemurnian air menggunakan teknik adsorbsi dengan adsorben karbon aktif dari kulit pisang kepok.Penelitian ini menggunakan karbon aktif dengan variasi konsentrasi aktivator H2SO420%, 25%, 30%, dan 35%.Karbon aktif ditambahkan ke dalam gelas ukur yang berisi 100 ml limbah air galian tambang emas,diaduk hingga homogen dan dibiarkan mengendap ke dasar gelas ukur, lalu air disaring menggunakan kertas saring, diukur pH, kadar logam berat dan nilai konduktivitas listriknya. Berdasarkan hasil penelitian,karbon aktif dengan penyerapan yang paling optimal yaitu pada konsentrasi 35% dengan ukuran pori karbon aktif rata-rata sebesar 24,6 um. Data ini diperoleh dari alat Inductively Coupled Plasma (ICP) dengan membandingkan kadar logam berat air limbah sebelum dan sesudah perlakuan karbon aktif. Air yang dimurnikan sudah sesuaidengan peraturan Menteri Kesehatan No. 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang persyaratan kualitas air bersih dan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.


 

PENENTUAN DENSITAS AKRILIK DAN PLASTIK BERDASARKAN CITRA RADIOGRAFI DIGITAL

 Author(s): Gede A. Wiguna, Almahdi M. Alshweikh, Gede B. Suparta, Andreas C. Louk  danKus Kusminarto

 

ABSTRAK: Radiografi sinar-x merupakan teknik pencitraan yang memanfaatkan radiasi sinar-x terusan yang menembus obyek. Teknik ini merupakan teknik yang bersifat tidak merusak sehingga banyak digunakan untuk uji tak rusak dalam industri dan untuk diagnostic dalam kesehatan. Pada paper ini dilaporkan penggunaan peralatan radiografi sinar-x mikro digital yang telah dibuat di Departemen Fisika FMIPA UGM untuk mengukur densitas bahan plastik dan akrilik. Untuk itu dibuat phantom step wedge dari bahan akrilik dan dari bahan plastik. Densitas dihitung berdasarkan variasi perbedaan intensitas yang melewati phantom step wedge. Dari hasil pengukuran diperoleh nilai densitas akrilik sebesar 0,79 ± 0,01 g/cm3 dan densitas plastik sebesar 0,92 ± 0,01 g/cm3. Jika pengukuran nilai densitas secara langsung dibandingkan dengan nilai densitas pengukuran menggunakan radiografi digital diperoleh nilai densitas radiografi digital lebih rendah sekitar 34,18% untuk bahan akrilik dan 23,91% untuk bahan plastik.


Studi Korelasi Aktivitas Listrik Udara Sebagai Prekursor Kejadian Gempabumi di Pidie Jaya, Aceh

Author(s): Abdi Jihad, Lori Agung Satria, Vrieslend H Banyunegoro, Muhajir, Nasyithah Az-Zahra Lubis

ABSTRAK: Gempabumi menjadi salah satu fenomena alam yang terus menjadi topik kajian menarik untuk dikaji. Kajian mengenai tanda-tanda sebelum terjadinya gempabumi merupakan topik yang telah lama dikaji. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kejadian gempabum iPidie Jaya dengan aktivitas listrik udara. Data penelitian terdiri dari data aktivitas listrik udara yang dikumpulkan menggunakan LD2000, data citra satelit Himawari8 dan data curah hujan dari model GSMaP. Hubungan antara listrik udara dan gempabumi dianalisis dengan menghitung koefisien korelasi antara kedua variabel tersebut. Hasilnya, diketahui adanya peningkatan aktivitas listrik udara H-2 sebelum terjadinya gempabumi. Kesimpulan bahwa peningkatan aktivitas listrik udara menjadi tanda-tanda sebelum gempabumi didasari pada hasil korelasi antara listrik udara dan curah hujan yang bernilai negatif. Hal ini menunjukan hubungan lemah antara peningkatan aktivitas listrik udara dengan curah hujan. Sebagaimana umumnya kejadian listrik udara yang diakibatkan awan-awan konvektif dengan diikuti oleh aktivitas hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

 


 

EfektivitasPaparan Medan Magnet LemahTerhadap Tingkat Kesempurnaan Pembakaran Bahan Bakar Minyak Beroktan Rendah

Author(s): Shinta Monika Utami, Giner Maslebu, Nur Aji Wibowo

ABSTRAK:Increase levels of octane fuel in order to efficient its increasingly scarce use has been done. However, consumers still maintain the use of low-octane fuel because of its affordable price. The treatment in the form of magnetic field exposure on fuel is a means that is believed able to improve the completeness of combustion. Tests were conducted on low-octane fuel with exposure to weak magnetic fields aimed at streamlining the scarcity of low-octane fuel usage. Exposure to weak magnetic fields in the storage tank before going into the combustion process will stretch the hydrocarbon bonds so that the hydrocarbon molecules are easier to oxidise.Fuel exposed to a weak magnetic field is applied to a two-stroke engine with varying engine workloads.The level of combustion completeness is measured from reduction of fuel consumption and the percentage of O2 emissions. The results of this study indicate that exposure to weak magnetic fields on low-octane fuel significantly improves the completeness of combustion processes.

 


PenggunaanKompositLayerTiO2 / SnO2sebagaiFotoanoda pada Dye Sensitized Solar Cell


Author(s): M N Fajar, R Hidayat,  Triwikantoro and Endarko

ABSTRAK: Photoanode is one component of dye-sensitive cell solar (DSSC) which synthesized from metal oxide semiconductor materials with nanoparticle size that deposited onto the transparent conductive glass. The semiconductor material used must meet several criteria such as a wide surface and a high level of porosity so that it can absorb dye properly. One modification that is often done on DSSCs was to improve its performance by applying TiO2/ SnO2 to DSSC photoanodes. In this study, the performance of the synthesized DSSC with TiO2/SnO2 composites with both single and double layers structure will be compared to the performance of the synthesized DSSC from either photoanodes with a single layer structure of TiO2 or SnO2. The results showed that the high-efficiency of the DSSC could be achieved for both TiO2 and SnO2 single layer with value at 2.12 and 2.06%, respectively.



Rancang Bangun Sensor Kelembaman Udara menggunakan Plastic Optical Fiber (POF) dengan Cladding TiO2-SiO2 dan Data Transmisi

 

Author(s): Febrielviyanti, Harmadi, Dahyunir Dahlan, Yetria Rilda

ABSTRAK:Optical fiber is a transmission medium in the form of a cable made of glass or plastic used to transmit light signals from one point to another. The working principle of optical fibers utilizes the principle of perfect reflection by utilizing the refractive index difference between the core and cladding. Optical fiber can be used as a sensor by using an instrumentation system consisting of input, process, and output. Input or input uses a diode laser, where the spectrum is very narrow so it is suitable to be used as a source. The data transmission process uses optical fiber as a waveguide. Data recording transmits humidity using Arduino Uno and Ethernet Shield. The output is in the form of output voltage displayed on the LCD or PC. The best stripping length is 2 cm with TiO2-SiO2 coating as a substitute for cladding, which shows the value of  R2 = 0.982. The average error obtained from the design of air humidity devices was 3.06%. This shows the incompatibility between reading a tool designed with a standard measuring instrument, because the sensor designed is still very vulnerable to systematic errors.



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.