DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN LUMPANGI-BATULICIN TERHADAP PERKEMBANGAN WILAYAH KABUPATEN TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN

Achmad Rodiannoorz, Putu Rudy Satiawan

Abstract


Pembangunan ruas jalan Lumpangi-Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, yang menghubungkan kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan kota Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu dimaksudkan untuk mengembangkan wilayah di Kalimantan Selatan. Proses konstruksi pembangunan jalan telah selesai dilaksanakan pada tahun 2002. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ruas kawasan, khususnya di Kecamatan Batulicin, akibat adanya pembangunan jalan tersebut.

Penelitian dilakukan melalui pengamatan time series yang terbagi atas 3 klasifikasi waktu, yaitu sebelum proses konstruksi (tahun 1998-2000), selama proses konstruksi (tahun 2001-2002), dan setelah pembangunan jalan (tahun 2003-2005). Terdapat 5 variabel yang menjadi obyek penelitian, yaitu sosial demografi, aktivitas ekonomi, sarana, prasarana, dan pola pemanfaatan lahan. Dari pengamatan yang telah dilakukan secara time series, terjadi perkembangan secara kuantitatif pada komponen sosial demografi, aktivitas ekonomi, sarana, prasarana, serta teriadi perubahan pada komponen pola pemanfaatan lahan.


References


Amanah (2002) "Analisis Dampak Peningkatan Jalan Kabupaten Terhadap Pendapatan Masyarakat Di Kabupaten Pasuruan", Tesis Magister Teknik Manajemen Aset, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Arovah, AR Noor. (2003). Warta Post-Mini Press Banjarmasin, Tanah Bumbu Konsep Kota Satelit, XLII-03, 4.

Arovah, AR Noor (2003) Warta Post-Mini Press Banjarmasin, Satu Tahun Si Bayi Ajaib-Tanah Bumbu Andalan Kalsel, XLIII-03, 3.

Bappeda. (2000). Rencana Tata Ruang Wilayah Kalimantan Selatan 2000-2015, Bappeda-Pemerintah Provinsi Kalsel, Banjarmasin.

Bintaro (1977) Pengantar Geografi Kota, UP Spring,Yogyakarta.

BPS (1998 s.d 2004), Kecamatan Batulicin Dalam Angka, Biro Pusat Statistik Kabupaten Kotabaru-Perwakilan Tanah Bumbu, Kotabaru.

Branch, Merville C 1995) Perencanaan Kota Komprehensif Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

DPU (2001) Membangun Jalan Menghambat Penebangan Liar", Penjelasan Pembangunan Jalan Lumpangi Batulicin dan Manfaatnya terhadap Pengendalian Penebangan Liar di Kawasan Pegunungan Meratus, Dinas PU Provinsi Kalsel, Banjarmasin.

Kamaluddin, Rustian. (2003). Ekonomi Transportasi Karakteristikk, Teori, dan Kebijakan, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Soefaat. (1999). Hubungan Fungsional Teknik Sipil Dengan Tata Ruang Kota & Daerah, Eds: Bisrodin, jilid I, pertama, PT Mediatama Saptakarya, Jakarta.

Suprayitno, Hitapriya (2005) "Pengembangan Awal Model Umum Manfaat Ekonomi bagi Pengoperasian Infrastruktur Transportasi” seminar Nasional Manajemen Teknologi I-Surabaya, 2005, Program Studi Magister Manajemen Teknologi, ITS. Surabaya.

Tarjidinnoor (2002) “Analisis Kelayakan Pembangunan Ruas Jalan Kandangan-Batulicin di Provinsi Kalsel”, Tesis Magister Teknik Manajemen Konstruksi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Tata Ruang (2004) Kebijakan Pengembangan Wilayah, Ditjen Tata Ruang Departemen Kimpraswil, Jakarta.

Yunus, HS (1994) Klasifikasi Permukiman Kota, Tinjauan Makro, Fakultas Geografi, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Yunus, HS (2000) Struktur Tata Ruang Kota, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Zusana, Maria Natalestarie (2003) “Dampak Pembangunan Jalan Arteri Trans Kalimantan Poros Selatan Terhadap Perkembangan Kawasaan Kota Kapuas", Tesis Magister Teknik Manajemen Aset, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
jurnal penataan ruang by LPPM ITS is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Based on a work at http://iptek.its.ac.id/index.php/jpr/index.