Perancangan Sistem Model Scale Alat Pencegah Bercampurnya Air Hujan dengan Air Laut menggunakan Sistem Kontrol Otomatis Sensor Suhu guna menjaga Kestabilan Produksi Garam pada Musim Hujan

Mashuri -, Hanifah Zaizafun Losu, Hendro Nurhadi, Muhammad Lukman Hakim, Bambang Sampurno

Abstract


Perubahan iklim yang cukup ekstrem menyebabkan intensitas curah hujan menjadi tinggi di Indonesia
akibatnya produksi garam rakyat turun drastis. Catatan data Kementerian Kelautan dan Perikanan menerangkan bahwa
produksi garam rakyat pada 2016 hanya 188 ribu ton menurun dari tahun sebelumnya 2,9 juta ton. Desa Pengarengan
ialah salah satu penyumbang garam tertinggi di Indonesia. Petambak garam di Desa Pengarengan, Kabupaten Sampang
umumnya menggunakan teknologi evaporasi bertingkat sehingga butuh waktu 10-12 hari untuk menjadi garam. Oleh
karena itu dibuat perancangan sistem model scale alat pencegah bercampurnya air hujan dengan air laut dengan
menggunakan sistem kontrol otomatis sensor suhu guna menjaga produksi garam pada musim hujan. Dalam
perancangan alat, terdapat beberapa komponen utama, diantaranya arduino, sensor suhu, LCD, motor servo, dan SD
card module. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa atap pada model scale alat dibuat miring agar air
hujan yang mengenai atap turun ke bawah tanah dan ketahanan atap agar berlangsung lama. Hasil perbandingan garam
yang dihasilkan menggunakan sistem model scale alat yang dirancang lebih baik dari metode konvesional. Parameter uji
kualitas garam berdasarkan standar SNI 01-3556-2000. Garam yang diproses menggunakan model scale alat diperoleh
kadar NaCl 94,086% dan kadar air 4,73%. Sedangkan garam dengan metode konvensional diperoleh kadar NaCl 88,644%
dan kadar air 8,909%. Garam yang dihasilkan oleh model scale alat adalah 170g. Sedangkan garam yang dihasilkan tanpa
alat hanya diperoleh 150g. Untuk tingkat putih garam, garam dengan penguapan menggunakan alat mempunyai tingkat
putih 86% lebih baik daripada garam tanpa menggunakan alat yaitu 80%.


Keywords


Evaporasi, Sensor, Model Scale

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Z. A., & Susandini, A. (2018). Media Produksi (Geomembrane) Dapat Meningkatkan Kualitas Dan Harga Jual Garam (Study Kasus : Ladang Garam Milik Rakyat Di Wilayah Madura). Eco-Entrepreneurship, 3(2), 21-36.

Achmadi, D. 2013. Kajian Pengembangan Sentra Tambak Garam Rakyat di Kawasan Pesisir Selatan Kabupaten Sampang Provinsi Jawa Timur [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Aisyah, S. 2013. Kandungan NaCl dan H2O pada Media Penyimpanan Berbeda Garam Rakyat [skripsi]. Bangkalan (ID): Universtas Trunojoyo Madura.

Arwiyah, Zainuri, M., & Efendy, M. (2015). Studi Kandungan NaCl di dalam Air Baku dan Garam yang Dihasilkan serta Produktivitas Lahan Garam Menggunakan Media Meja Garam yang Berbeda, Jurnal Kelautan Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Trunojoyo Madura, 8 (1),

Aybar, H. S. (2015). Review of Desalination by Solar Still, Mediterania Timur University, G. Magosa, KKTC, Mersin 10 Turki, 207-214.

bppp.kemendag.go.id (2007, Agustus). Isi BRIK Garam. Dikutip 25 Mei 2019 dari Kemendag: http://bppp.kemendag.go.id/media_content/2017/08/Isi_BRIK_Garam.pdf Malang (ID): Universitas Brawijaya Malang

Puriswilnon BRKP. 2006. Buku Panduan Pengembangan Usaha Terpadu Garam dan Artemia. Pusat Riset Wilayah Laut dan Sumberdaya Non Hayati, Badan Riset Kelautan dan Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

pusriskel.litbang.kkp.go.id (2013, Agustus). Proses Pembuatan Garam. Dikutip 12 Juni 2019 dari Kementrian Kelautan dan Perikanan:

Feriska, A., & Triyanto, D. (2017). Rancang Bangun Pwnjwmur dan Pengering Pakaian Otomatis Berbasis Mikrokontroler. Jurnal Coding Sistem Komputer Universitas Tanjungpura, 5(2), 67-76.

Hadi, W. P., & Ahied, M. (2017). Kajian Ilmiah Proses Produksi Garam Di Madura Sebagai Sumber Belajar Kimia, Jurnal Pembelajaran Kimia OJS Universitas Malang, 2(2), 1-8.

Ismail1, N. R., & Hermawan D. (2012). Pengaruh Solar Distillation Bertingkat terhadap Produktifitas Air Tawar Dan Kualitas Garam, PROTON, 4 (1), 33 – 38.

Ismail N. R. 2006. Studi Eksperimen Pengaruh Jenis dan Jarak Dinding Kondensasi terhadap Efisiensi dan Produktifitas Solar Still [tesis]. Universitas Brawijaya Malang.

Puriswilnon BRKP. 2006. Buku Panduan Pengembangan Usaha Terpadu Garam dan Artemia. Pusat Riset Wilayah Laut dan Sumberdaya Non Hayati, Badan Riset Kelautan dan Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

pusriskel.litbang.kkp.go.id (2013, Agustus). Proses Pembuatan Garam. Dikutip 12 Juni 2019 dari Kementrian Kelautan dan Perikanan:

Rusiyanto, Soesilowati, E., & Jumaery. (2013). Penguatan Industri Garam Nasional Melalui Perbaikan Teknologi Budidaya Dan Diversifikasi Produk, Saintekno: Jurnal Sains dan Teknologi, 11.




DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j27213560.v2i1.9125

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Nasional Amori licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Based on a work at https://iptek.its.ac.id/index.php/amori