House of Risk (HOR): Analisis Risiko Aspek Waktu Pelaksanaan Bangunan Gedung di Lingkungan Lahan Basah Kalimantan Selatan
Abstract
Permasalahan atau risiko selama pelaksanaan proyek seringkali berkaitan dengan kekurangan sumber daya, perubahan desain, yang dapat berdampak pada tertundanya pekerjaan dan peningkatan biaya. Tujuan penelitian yaitu mengkaji risiko dengan dampak besar pada keterlambatan dan cara efektif menguranginya pada proyek konstruksi di wilayah Banjarbaru dan Banjarmasin. Data hasil kuesioner dianalisis dengan metode Severity Index dipadukan dengan Matrik Probability-Impact dan House of Risk. Hasil identifikasi 5 risiko dominan yaitu pemeriksaan kualitas bersamaan dengan pelaksanaan pekerjaan, pengorganisasian staf, dana yang terbatas, APD yang digunakan tidak sesuai atau tidak nyaman dalam pelaksanaan, pekerja terlalu percaya diri bahwa tidak akan terluka. Rekomendasi untuk menangani keterlambatan proyek yaitu menetapkan spesifikasi yang tepat, mengevaluasi tingkat produktivitas tenaga kerja dan perubahan anggaran, pemeriksaan mutu sesuai standar, sosialisasi bahaya kecelakaan proyek, ada pengawasan dalam manajemen kecelakaan, selalu update perkiraan bahan dan tenaga kerja, menyedaiakan APD sesuai standar.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.12962%2Fj2579-891X.v23i4.21778
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Jurnal Aplikasi Teknik Sipil by Pusat Publikasi Ilmiah LPPM Institut Teknologi Sepuluh Nopember is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Based on work at https://iptek.its.ac.id/index.php/jats



