Evaluasi Kinerja Sirkulasi Aset Terminal Cicaheum Kota Bandung
Abstract
Terminal Cicaheum merupakan terminal penumpang tipe A yang berlokasi di Kota Bandung. Terminal Cicaheum digunakan sebagai prasarana untuk melayani pemberangkatan dan pemberhentian kendaraan umum Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), Angkutan Kota (AK), dan Angkutan Pedesaan (ADES). Berdasarkan observasi pendahuluan terdapat fenomena masalah yaitu terjadinya persilangan (crossing) antara penumpang dan kendaraan, tidak adanya sirkulasi dan batasan ruang yang jelas, dan ketersediaan fasilitas yang kurang memadai. Tujuan penelitian ini yaitu mengevaluasi kinerja sirkulasi aset terminal serta rekomendasi mengenai kinerja sirkulasi aset Terminal Cicaheum. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mix method). Hasil penelitian diperoleh bahwa kinerja sirkulasi aset Terminal Cicaheum mempunyai kinerja yang tidak baik. Adapun rekomendasi pemecahan masalah berupa perencanaan penyediaan dan perbaikan fasilitas dan ruang terminal terutama pada area sirkulasi penumpang dan kendaraan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan.
Full Text:
PDFReferences
Ambrose, F. A., & Rhoda, O. O. (2019). “Assessing the Effectiveness of Circulation and Spatial Coordination for Traffic Control in Bus Terminals”. The International Journal of Science & Technoledge. Vol. 7, No. 11, Hal. : 37-44.
Andini, M., Waloejo, B. S., & Hariyani, S. (2021). “Evaluasi Kinerja Terminal Bayuangga Kota Probolinggo”. Jurnal Planning for Urban Region and Environment. Vol. 10, No. 4, Hal. : 71–82.
Dina, A. N., & Setiawan, W. (2014). “Evaluasi Purna Huni Sirkulasi dan Fasilitas Terminal Kartasura”. Jurnal Sinektika. Vol. 14, No. 1, Hal. : 165–171.
Fitriana, N., Yudana, G., & Astuti, W. (2017). “Kinerja Fungsi Terminal Giri Adipura dalam Sistem Transportasi di Kabupaten Wonogiri”. Jurnal Arsitektura. Vol. 15, No. 1, Hal. : 92–98.
Nisa, N. F., & Firmandhani, S. (2023). “Evaluasi Jalur Sirkulasi Terminal Bus Terhadap Kenyamanan Penumpang di Terminal Mangkang Semarang”. Jurnal Arsitektur. Vol. 20, No. 2, Hal. : 116–124.
Permenhub 132/15. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 132 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan.
Permenhub 24/21. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 24 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan.
Pusung, D., Taufik, M., Marsaoly, N., & Damayanti, Y. (2022). “Studi Tingkat Pelayanan dan Fasilitas Terminal Tipe C (Studi Kasus: Terminal Weda, Kabupaten Halmahera Tengah)”. Jurnal Rekayasa dan Inovasi Teknik Sipil. Vol. 7, No. 2, Hal. : 16–24.
Ratnaningtyas, F. D., & Astuti, D. W. (2022). “Kurang Optimalnya Fungsi dari Terminal Cepu Type A”. Seminar Ilmiah Arsitektur, Hal. : 550–558.
SE Menteri PUPR 02/18. Surat Edaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 02 Tahun 2018 Tentang Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki.
Sulistyowati, & Sumantri, A. (2021). “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektifitas Terminal Tipe C”. Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi. Vol. 14, No. 1, Hal. : 255–262.
Suprayogi, A., & Adhy, D. S. (2020). “Optimization of Trayeman Sub Terminal Performance in Tegal District”. Jurnal Pondasi. Vol. 23, No. 1, Hal. : 1-17.
Syukri, M., & Garnida, H. (2023). “Evaluasi Kinerja Operasional Terminal Cicaheum Bandung, Jawa Barat”. Jurnal Teknik Industri Terintegrasi. Vol. 6, No. 1, Hal. : 108–115.
DOI: http://dx.doi.org/10.12962%2Fj26151847.v8i3.23436
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jumlah Pengunjung :
Flag Counter

Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas by Departemen Teknik Sipil ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




